PERENCANAAN
PENGAJARAN
Perencanaan
pengajaran berarti pemikiran tentang penetrapan prinsip- prinsip
umum mengajar didalam pelaksanaan tugas mengajar dalam suatu interaksi
pengajaran tertentu yang khusus baik yang berlangsung di dalam kelas ataupun
diluar kelas.
Perencanaan pengajaran mempunyai beberapa faktor yang
mendukung tujuan pembelajaran tercapai misal :
Faedah
perencanaan :
1.
Karena adanya perencanaan maka pelaksanaan pengajaran menjadi baik dan efektif.
Yang dimaksud adalah maka seorang guru bisa
memberikan materi pelajaran dengan baik karena ia harus dapat menghadapi
situasi di dalam kelas secara mantap, tegas dan fleksibel.
2. Karena perencanaan maka seseorang akan tumbuh menjadi seseorang guru yang baik.
Yang di maksud
adalah guru membuat persiapan yang baik dan adanya pertumbuhan berkat
pengalaman dan akibat dari hasil belajar yang terus menerus.
Bagaimana
cara untuk mencapai hasil hasil belajar yang efektif yang dijadikan pedoman
dalam setiap kali membuat perencanaan ?
Ada 7 aspek persiapan untuk
mencapai tugas yang di sebutkan tadi :
Mancakup : tempat, suasana ruangan kelas, dan lain-lain. Dan situasi umum harus dimiliki sebelum saudara mengajar di dalam kelas tersebut dengan pengetahuan saudara dapat membuat ancang- ancang terhadap variabel faktor masalah dan menghadapi situasi kelas.
Maksud ; Sebelum guru mengajar ia harus mengetahui keadaan siswa tsb atau dengan kata lain guru harus membuat gambaran yang jelas mengenai keadaan siswa yang akan dihadapi selain dari pada faktor intern siswa tsb ( laki- laki dan Pr) seorang guru harus mengetahui taraf kematangan dan pengetahuan serta khusus dari pada siswa tsb.
Yang menyangkut tujuan instruksional apa yang akan dicapai oleh para siswa harus dimiliki seorang guru mencakup antara lain :
Pengetahuan,
kecakapan, keterampilan atau sikap tertentu yang konkrit yang bisa di ukur
dengan alat- alat evaluasi.
Yang dimaksud dengan ini : Dengan adanya pengetahuan yang akan dihadapkan kepada siswa, si guru memiliki persiapan yang akan di sampaikan kepada siswa yang harus terdapat batas- batas, luas dan urutan- urutan pengajaran perlu di persiapkan.
a.
metode
ceramah
b.
metode tanya
jawab atau diskusi
Misal : kapur dan papan tulis, pengahapus paling sedikit di gunakan tetapi dalam belajar pembelajaran di pergunakan alat pembantu adalah media yang mempertinggi komunikasi pada saat proses belajar berlangsung.
Tujuan evaluasi : samapi sejauhmana daya serap terhadap produk bahasan yang saudara terapkan
Ada beberapa jenis
alat evaluasi disini yaitu : Bentuk test apakah test tertulis maupun test
lisan.
Jenis-
jenis perencanaan
b. Perencanaan Meso
c. Perencanaan Mikro
2. Menurut Telaahnya :
a. Perencanaan Strategi
b. Perencanaan Manajerial
c. Perencanaan
Operasional
b. Perencanaan
Jangka Menengah
c. Perencanaan
Jangka Pendek
Tujuan
Pembelajaran
I.
Tujuan
pembelajaran terbagi atas 2 bagian :
a.
Tujuan
pembelajaran umum
b.
Tujuan
pembelajaran khusus
Kriteria : 1. Harus
menggunakan istilah- istilah yang operasional
Spt : menuliskan, menyebutkan, menghitung,
membedakan, dsg.
2.
Harus dalam bentuk hasil belajar
Adalah Menggambarkan hasil belajar yang diharapkan pada diri siswa setelah ia menempuh segala KBM atau dengan kata lain hasil apa yang sudah diperoleh setelah ia mempelajari suatu pokok bahasan.
3. Harus berbentuk tingkah laku dari para siswa
Artinya Setelah siswa mempelajari pokok bahasan tsb adanya perubahan pengetahuan tentang materi pelajaran.
4.
Hanya meliputi satu jenis tingkah laku
Adalah Kemampuan yang dimiliki oleh siswa cukup hanya terbatas saja.
II.
Mengembangkan Evaluasi
Yang
harus dilakukan dalam mengembangkan evaluasi;
Perencanaan
Desaign Instruksional
Penyusun
PDI di desaign untuk menjawab pertanyaan :
Adapun jawaban dari pertanyaan tadi ada 8 langkah :
Metodologi
Pengajaran
Ada
beberapa jenis media pengajaran yang dilakukan seorang guru :
1.
Media gratis
2.
Media tiga
dimensi
3.
Media
proyeksi
4.
Lingkungan
Faktor- faktor yang harus diperhatikan seorang guru dalam
media pengajaran :
a.
Relevansi
pengadaan media pendidikan
b.
Kelayakan
pengadaan media pendidikan
c.
Kemudahan
pengadaan media pendidikan
Beberapa hal yang harus diperhatikan seorang guru dalam
menggunakan media pendidikan :
a.
Apakah guru
tersebut memahami manfaat media pengajaran
b.
Guru harus terampil dalam menyediakan media
pendidikan.
Media pendidikan di gunakan jika :
a.
Bahan
pengajaran yang dijelaskan guru kurang di pahami siswa
b.
Guru tidak bergairah
untuk menjelaskan bahan pelajaran melalui penuturan kata- kata verbal
c.
Perhatian
siswa terhadap pengajaran sudah berkurang akibat kebosanan mendengar uraian
guru.
Manfaat media
pendidikan bagi pengajaran siswa :
Kesulitan-
kesulitan dalam media pengajaran :
Perencanaan
Evaluasi Pengajaran
Adalah :
Penilaian terhadap pertumbuhan dan kemajuan peserta didik kearah tujuan- tujuan
yang telah ditetapkan untuk mengetahui sampai dimana daya serap siswa setelah
mengikuti pelajaran tersebut.
Prinsip :
Lingkungan kegiatan 1994
-
Intra kurikuler
-
Tugas
Azas : 1.
Azas Objektivitas
2. Azas
menyeluruh
3. Berkesinambungan
Penjelasan :
Objektif
adalah suatu penilaian di katakan objektif apabila keadaan tepat menggambar
keadaan yang sebenarnya.
Menyeluruh
apabila penilaian yang digunakan mencakup proses maupun hasil belajar serta
menggambarkan perubahan tingkah laku tidak sengaja saja dalam ranah kognitif
tetapi termasuk pula ranah efektif dalam psikomotor.
Berkesinambungan
adalah pelaksanaan penilaian dilakukan secara terus menerus berencana dan
bertahap.
Langkah-
langkah penilaian
Perencanaan penilaian/
perencanaan evaluasi
Penilaian
berlaku untuk untuk tujuan harian, ujian umum semester baik gasal/ genap, EBTA
terlebih dahulu harus menyusun kisi-kisi soal; adalah menggambarkan lingkup bahan pengajaran dan jenjang prilaku
yang diukur yaitu pengetahuan, sikap, keterampilan.
Pelaksanaan penilaian
Harus
berkesinambungan maksudnya adalah penialaian yang dilakukan secara berencana,
terus menerus dan bertahap untuk memperoleh gambaran tentang perubahan tingkah
laku siswa sebagai hasil KBM
Cara penilaian
Dilakukan
dengan 2 cara yaitu :
Ø
Dengan cara
kuantitatif
Ø
Dengan cara
kualitatif
Standart penilaian
Sejalan
dengan prinsip belajar tuntas penilaian di gunakan dengan standart mutlak atau
penilaian acuan criteria artinya tidak ada pilih kasih.
Bentuk- bentuk soal
Ada
dua macam :
a.
Melengkapi
pilihan
b.
Hubungan
antar hal
c.
Tinjauan
kasus
d.
Asosiasi
pilihan ganda
e.
Membaca
diagram
a.
Uraian
objektif
b.
Uraian non
objektif
Tingkat kesukaran dari soal
Selalu
berbanding mudah : sedang : dan sukar
Perbandingannya
: 25 % 50% 25%
Penilaian soal untuk test hasil
belajar
Sebelum
butir- butir soal disusun si guru harus menyusun TPK sesuai dengan GBPP:
Tujuan pembelajaran khusus
Merupakan
rumusan tingkah laku yang akan diukur melalui butir- butir soal. Ada 2 hal yang
perlu diperhatikan dalam menjabarkan TPU menjadi TPK:
Beberapa catatan dalam membuat TPK :
Pengelolaan
Kegiatan Belajar Mengajar
Penyusunan program pengajaran ada 3
komponen yang harus diperhatikan :
1.
Penguasaan
materi
2.
Analisis
materi pelajaran
3.
Penyusunan
persiapan mengajar
Lingkup materi
1.
Materi untuk siswa
2.
Materi untuk
guru
4 Usaha yang harus dilakukan seorang guru :
1.
Musyawarah guru mata pelajaran
2.
Melalui
sumaber yang relevan
3.
Melalui ahli
yang tersedia
4.
Melalui
pendidikan khusus
Fungsi kegiatan pendalaman materi
;
1.
Meningkatkan kepercayaan diri akan kemampuan
professional sehingga tidak ragu lagi dalam mengelola proses belajar mengajar.
2.
Memperdalam
diri dan memperluas wawasan atas konsepsi tujuan akademis dan aplikasinya
sehingga dapat di manfaatkan untuk melaksanakan analisis materi pelajaran.
Fungsi analisis materi pelajaran
Sebagai
acuan untuk menyusun program tahunan, program semesteran, dan program satuan
pelajaran.
Sasaran analisis materi
pelajaran:
1.
Terjabarkan
pokok bahasan dan sub pokok bahasan
2.
Terpilihnya
metode yang efektif dan efisien
3.
Terpilihnya
sarana pembelajaran yang paling cocok